Sabtu, 29 Oktober 2016

Ember Alumunium | Ember Perah | Ember susu | Ember air | alumunium bucket | wadah susu perah | ember industri untuk susu

Jual Ember perah , ember susu , ember untuk industri , milkcan alumunium dan can milk alumunium selain itu kami juga menjual ember peyimpanan air , ember perah , can milk stainless dan aneka model ember stainless lainnya .

ember susu

Ember aluminium ini biasanya di gunakan untuk menampung perahan susu sementara sebelum di pindahkan ke dalam milk can. Ember susu ini di buat dari bahan aluminium yang tahan karat sehingga aman untuk susu. Ember aluminium juga bisa anda fungsikan untuk menyimpan air bersih ataupun untuk keperluan industri. Kapasitas ember perah aluminium yang kami jual di antaranya kapasitas 10, 15, 20 liter. Kami juga membantu  membuat milk can aluminium dan milk can stainless.

ember perah

Milk can merupakan alat yang berfungsi sebagai penyimpanan susu agar tidak cepat basi sebelum di distribusikan ke koperasi. Pembuatan milk can haruslah memenuhi persyaratan pemerintah agar supaya sesuai dengan standarisasi aman untuk makanan dan minuman ( food grade ). Kapasitas milk can aluminium di antaranya, 10, 15, 20, 40, 50 liter. Sedangkan untuk milk can stainless hanya untuk kapasitas 15 liter.

Kami siap menerima pemesanan can milk alumunium, ember alumunium , milkcan stainless dalam jumlah kecil maupun besar , kami jua menerima pembuatan mik can dan ember alumunium yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan anda .

untuk informasi lebih lanjut hubungi : 

Call / Wa   : 0812 1396 5753 - 0857 1432 1294


Email       : bmbgroup1@yahoo.com


http://bit.ly/bmb-group






Senin, 24 Oktober 2016

Pengrajin Milk Can

Pengrajin milk can dewasa ini sudah sangat banyak. Hal ini seiring dengan berkembangnya usaha peternakan sapi perah ataupun peternakan kambing. Peternakan sapi perah merupakan usaha yang banyak di geluti oleh masyarakat karena semakin meningkatnya kebutuhan susu sapi murni untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat indonesia. Susu sapi ini merupakan salah satu minuman favorit yang penuh dengan gizi. Susu merupakan bahan pangan yang memiliki komponen spesifik seperti lemak susu, kasein (protein susu), dan laktosa (karbohidrat susu)

pengrajin milk can stainless
Macam milk can


Manfaat Susu Sapi Murni
1. Susu mengandung potassium, yang dapat menggerakan dinding pembuluh darah pada saat tekanan darah tinggi untuk menjaganya agar tetap stabil, mengurangi bahaya akibat apopleksi, juga dapat mencegah penyakit darah tinggi dan penyakit jantung.
2. Dapat menetralisir racun seperti logam, timah dan cadmium dari bahan makanan lain yang diserap oleh tubuh.
3. ASI (Air Susu Ibu) dan kandungan lemak di dalamnya dapat memperkuat daya tahan fungsi syaraf, mencegah pertumbuhan tumor pada sel tubuh.
4. Kandungan tyrosine dalam susu dapat mendorong hormon kegembiraan—unsur serum dalam darah tumbuh dalam skala besar.
5. Kandungan yodium, seng dan leticin dapat meningkatkan secara drastis keefisiensian kerja otak besar.
6. Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu mempunyai fungsi terhadap kecantikan, yaitu dapat mempertahankan kulit agar tetap bersinar.
7. Kalsium susu dapat menambah kekuatan tulang, mencegah tulang menuyusut dan patah tulang.
8. Kandungan magnesium dalam susu dapat membuat jantung dan sistem syaraf tahan terhadap kelelahan.
9. Kandungan Seng pada susu sapi dapat menyembuhkan luka dengan cepat.
10. Kandungan vitamin B2 di dalam susu sapi dapat meningkatkan ketajaman penglihatan.
11. Minum susu sebelum tidur dapat membantu tidur.

http://cara-wanita.com/

pengrajin milk can aluminium
milk can stainless


Dari penjelasan manfaat susu murni di atas , maka bagi peternak sapi harus tahu cara penanganan dan pengolahan susu sapi yang benar. Hal ini di karenakan untuk menghindari kualitas susu yang buruk yang dapat membahayakan kesehatan. Jadi dalam pemerahan susu sapi harus benar-benar menggunakan alat-alat yang steril yang aman untuk makanan. Ada beberapa peralatan untuk pemerahan susu sapi seperti: ember  susu, saringan susu, milk can dan mesin pemerah susu. Alat-alat yang sudah kami sebutkan tentunya harus memenuhi kriteria persyaratan yang ditetapkan dalam SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 antara lain :
1. Kedap air
2. Terbuat dari bahan yang tidak berkarat (stainless steel; aluminium)
3. Tidak mengelupas bagian-bagiannya
4. Tidak bereaksi dengan susu
5. Tidak merubah bahu, warna dan reaksi susu
6. Mudah dibersihkan dan disucihamakan
pengrajin milk can murah
Milk Can Stainless

Bahan pembuat ember susu, milk can yang paling aman untuk makanan adalah stainless jenis 304 dan aluminium. Kami Pengrajin Milk Can yang selalu mengutamakan kualitas yang terjamin keamannnya untuk produk makanan dan minuman . Kami menerima pembuatan alat-alat pemerahan susu sapi seperti; Ember susu, milk can aluminium , milk can stainless. Kapasitas ember susu yang di buat oleh Pengrajin Milk Can kami ada beberapa ukuran yaitu; 10, 15, 20 liter. Untuk milk can stainless kami hanya melayani dengan kapasitas 15 liter saja. Sedangkan untuk milk can aluminium tersedia ukuran 10, 15, 20, 40, 50 liter.

pengrajin ember susu
Ember Susu

Percayakan kepada kami untuk pembuatan ember susu, milk can stainless dan milk can aluminium. Silahkan anda hubungin CS kami di:

Call / Wa   : 0812 1396 5753 - 0857 1432 1294


Email       : bmbgroup1@yahoo.com


http://bit.ly/bmb-group



Sabtu, 22 Oktober 2016

Peralatan Dalam Penanganan Susu Sapi Segar

Peralatan Dalam Penanganan Susu Sapi (Seri Penanganan dan Pengolahan Susu Sapi)

peralatan dalam penanganan susu sapi

Susu merupakan salah satu bahan pangan yang sangat penting dalam mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, sehingga sangat mendesak untuk dikembangkan mengingat banyaknya kasus gizi buruk dikalangan masyarakat. Peningkatan nilai tambah potensi peternakan diperoleh tidak hanya melalui pemilihan dan pemeliharaan secara maksimal pada sapi perah itu sendiri, melainkan dapat dicapai melalui peningkatan kualitas susu dari hasil proses pascapanen susu sapi. Dalam hal ini kita mengutamakan kualitas penanganan dan pengolahan susu perahan sapi (susu segar). Dengan kontrol proses “pemanenan dan pengolahan susu” diharapkan produk susu yang dihasilkan juga maksimal. Kajian kali ini akan mengulas meningkatkan kualitas susu dengan pengontrolan peralatan yang digunakan selama proses penanganan dan pengolahan susu sapi.

Definisi Penanganan Susu
Definisi penanganan susu meliputi kegiatan pemerahan, pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan.
Pengolahan susu adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan daya simpan dan nilai tambah produk, mempertahankan kualitas dan memungkinkan adanya diversifikasi produk yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan petani. Alat dan mesin penanganan dan pengolahan susu adalah peralatan dan mesin yang dioperasikan dengan motor penggerak maupun tanpa motor penggerak untuk kegiatan penanganan dan pengolahan susu.

Manajemen Kesehatan Pemerahan

Manajemen kesehatan pemerahan adalah usaha yang harus dilakukan sebelum pemerahan, pada saat pemerahan dan setelah pemerahan dengan tujuan untuk mendapatkan susu yang halal, aman, utuh dan sehat. Juga untuk memelihara kesehatan ambing sehingga produksi susu dapat meningkat secara optimal.

Dengan melaksanakan prosedur pemerahan yang benar (Good Milking Practice) baik yang mencakup jarak pemerahan, perlakuan pendahuluan pada ambing, cara pemerahan, pencegahan dan pengujian mastitis, dll, diharapkan hasil pemerahan susu yang optimal. Selain prosedur pemerahan yang benar, juga perlu diperhatikan peralatan untuk menampung susu harus bersih dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 antara lain :
1. Kedap air
2. Terbuat dari bahan yang tidak berkarat (stainless steel; aluminium)
3. Tidak mengelupas bagian-bagiannya
4. Tidak bereaksi dengan susu
5. Tidak merubah bahu, warna dan reaksi susu
6. Mudah dibersihkan dan disucihamakan

PERALATAN PENANGANAN SUSU SEGAR



Air susu yang diperah dari ambing sapi yang sehat dan dilaksanakan dengan manajemen kesehatan pemerahan yang benar (Good Milking Practices), akan menghasilkan susu yang memenuhi kaidah halal, aman, utuh dan sehat. Adalah tugas para peternak dan para petugas yang menangani pengumpulan, pengiriman susu segar, cooling center dan transportasi susu segar untuk menjaga agar seminimal mungkin terjadi kontaminasi mikroba dari luar kedalam susu yang pada akhirnya dapat berakibat turunnya kualitas susu atau kerusakan susu (milk deterioration) Pelaksanan penanganan susu yang baik (Good Handling Practices) memerlukan peralatan penanganan yang baik dan benar sesuai tempat tahapan penanganan susu dilakukan.

Peralatan Penanganan Susu tersebut antara lain :

A. Peralatan di tempat Pemerahan
1. Ember Susu
Fungsi : Sebagai wadah penampungan susu yang diperah secara manual
Spesifikasi : SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 tentang wadah susu

2. Saringan Susu / Strainer
Fungsi : Benda-benda asing yang terikut air susu pada waktu pemerahan (rambut, sel ephithel, kotoran lain), perlu disaring agar air susu benar-benar bersih.
Spesifikasi : SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 tentang wadah susu

3. Milk Can
Fungsi : Sebagai alat untuk menampung dan menyimpan sementara susu hasil pemerahan, untuk segera dikirim ke Koperasi / MCC (Milk Collecting Center) maupun ke Industri Pengolahan Susu yang jarak dan waktu tempuhnya tidak lebih 2 jam dari proses pemerahan. Alat ini berbahan stainless steel/aluminium, berpenutup rapat dan umumnya berkapasitas 5, 10, 20, 30, 40, 50 liter.
Spesifikasi : SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 tentang wadah susu

4. Mesin Pemerah Susu
Fungsi : Sebagai sarana untuk memerah susu secara pneumatis, dimana pemerahan dilakukan dengan membuat tekanan vakum pada penampung dan susu diperah kedalam penampung melalui unit perah . Pemerahan dengan mesin perah akan mengurangi kontak susu dengan tukang perah dan lingkungan kandang, sehingga susu hasil perahan lebih bersih dan higienis. Selain itu juga jumlah sapi dan kapasitas pemerahan jauh lebih tinggi
Spesifikasi :
Pada dasarnya semua mesin pemerah susu terdiri atas :
a. Pompa Vakum
b. Pulsator
c. Milk claw
d. Sedotan puting (Teat cup)
e. Wadah susu (Bucket)

Dikenal 3 (tiga) macam model mesin perah susu, yaitu :
1. Portable Milking Machine Milking, type ini semua peralatan mesin perah (Pompa vakum s/d Bucket) ditaruh diatas Troley dan didorong ke sapi yang akan di perah. Jumlah dan Volume bucket bervariasi, ada yang single bucket (25 lt, 30 lt) ada yang double bucket. Demikian pula jumlah teat cup (cluster) ada yang single ada pula yang double

2. Bucket Milking Machine
Pompa Vakum terpisah dan dihubungka di titik- titik tertentu dengan bucket melalui pipa vakum sepanjang lorong kandang. Bucket, Pulsator serta teat cup mendatangi tiap sapi yang akan diperah dan menyambung pulsator dengan pipa vakum.

3. Flat Barn dan Herringbone Milking Machine
Milking machine type ini sekelompok sapi digiring ketempat pemerahan (milking parlour) dengan alunan musik tertentu. Posisi sapi pada waktu diperah secara berbaris miring (herringbone) atau tegak lurus (flat barn). Biasanya susu hasil pemerahan serentak ini langsung dipompakan ke tangki cooling unit.

B. Peralatan di tempat Pengumpulan (TPS)

1. Transfer tank

Fungsi : Sebagai wadah menampung dan membawa susu segar dari para peternak ke Pusat Pendinginan Susu.
Spesifikasi Alat :
· Material : Satinless steel 304, single wall
· Top manhole diameter 500 mm
· Ledder; Saddle t = 4 mm
· Outlet : 2 ½ : witg Butterfly valve
· Kapasitas : 500 – 1.000 lt

2. Cooling Unit

Fungsi : Sebagai alat untuk menampung dan menyimpan susu segar dalam kondisi dingin (4-7 oC), tertutup, dan tidak tembus cahaya. Alat ini dilengkapi dengan termostat, display suhu susu di dalam cooling unit, pengaduk, tombol operasi alat.
Spesifikasi : Material cooling unit seluruhnya terbuat dari stainless steel sheet type AISI 304. Dinding diunsulasi dengan lapisan polyurethane (PU)dan dilengkapi dengan agitator berkecepatan rendah serta thermometer.

Dikenal 2 (dua) model/type cooling unit, yaitu :
a. Direct Expansion Cooling Unit
Cooling unit type ini proses pendinginan dilakukan secara langsung, dimana cairan pendingin (Freon) langsung diuapkan pada dasar tangki melalui celah sempit (cavity plate/panel evaporator).
b. Ice Bank Cooling Unit
Cooling unit ini terdiri atas dinding rangkap tiga (triple wall), dimana terdapat ice bank didalamnya. Proses pendinginan dilakukan secara tidak angsung, dimana air es dari ice bank disemprotkan pada dinding tangki, sehingga luas permukaan pendinginan lebih luas dan proses pendinginan susu lebih cepat.

3. Peralatan di Cooling Center/KUD

a) Unit Pendingin Cepat Susu (Chilling unit)
Sebagai tempat penerima susu dari para peternak dalam jumlah besar, biasanya di pusat pendinginan susu (KUD) dilengkapi dengan fasilitas pendinginan cepat susu.

Unit pendingin cepat susu pada dasarnya terdiri atas :
a. Tangki tuang susu (dumping tank)
b. Pompa Susu SS
c. Plate/Tubular cooler
d. Storage tank/Cooling unit
e. unit Ice bank dan
f. CIP (cleaning in place) tank

Fungsi : Tangki tuang berfungsi untuk menerima susu yang datang dari para peternak atau kelompok peternak, baik dalam wadah milk can maupun transfer tank. Susu disaring dengan kain saring halus untuk menyaring benda-benda asing susu. Dengan bantuan pompa sentrifugal susu dialirkan ke unit pendingin (plate atau tubular cooler) yang akan melakukan pertukaran panas dengan air es yang berasal dari ice bank. Susu yang telah dingin disimpan kedalam tangki penyimpan berpendingin (cooling unit).

b) Transport Tank
Fungsi : Sebagai sarana pengiriman susu dari Cooling center/KUD ke IPS, diperlukan tangki susu khusus yang mampu menjaga suhu susu tetap dingin selama dalam perjalanan jauh dan memakan waktu 8 – 12 jam.
Spesifikasi :
Material tangki plat SS 304; double wall
Insulasi Polyurethene density 80 ;tebal 60 m
Top manhole diameter 500 mm
Outlet dia 2 ½ ” dengan Butterfly valve Ledder dan sadle t – 4 mm
Kapasitas 5000; 8000; 10000 dan 12000 lt

C. PERALATAN-PERALATAN PENGOLAHAN SUSU

Semua peralatan pengolahan susu seharusnya terbuat dari bahan yang kuat, tidak berkarat, mudah dibongkar pasang sehingga mudah dibersihkan. Permukaan yang kontak langsung dengan susu seharusnya halus, tidak bercelah, tidak mengelupas dan tidak menyerap air. Permukaan yang kontak langsung dengan produk harus dijaga kebersihannya secar rutin sebelum digunakan atau sesuai dengan kebutuhan dengan teknik pembersihan yang sesuai untuk peralatan yang bersangkutan, Peralatan produksi harus diletakkan sesuai dengan urutan prosesnya sehingga memudahkan bekerja dan mudah dibersihkan. Semua peralatan seharusnya diperlihara agar berfungsi dengan baik dan selalu dalam keadaan bersih. Peralatan yang akan diperbaiki harus dibawah keluar setelah prosesing. Bila ada mesin yang harus diperbaiki selama produksi berjalan, tindakan pencegahan yang layak harus diambil untuk mencegah kontaminasi produk susu, perlengkapan dan peralatan harus di desinfeksi segera sebelum
penggunaan dan kapanpun bila ada kemungkinan kontaminasi.

Seperti yang telah diabahas pada artikel sebelumnya, susu segar dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai macam produk olahan susu. Perlu diingat bahwa apapun macam produk olahan susu, selalu diawali dengan proses pasteurisasi . Oleh karena itu bahasan peralatan proses pengolahan susu akan di fokuskan pada peralatan pasteurisasi susu dan utamanya peralatan pasteurisasi di tingkat peternak (farm pasteurizer); Kelompok peternak dan KUD/UKM.

1. Peralatan Pasteurisasi Susu
Peralatan pasteurisasi susu yang ada dipasaran sangat beragam baik dalam teknologi, kapasitas maupun harga unitnya. Uraian mengenai peralatan pasteurisasi akan dibahas berdasarkan kelompok pengguna, yang umumnya berskala kecil untuk tingkat peternak maupun UKM/KUD, yaitu sbb:

a. Peralatan Pasteurisasi Skala sangat kecil ( s/d 100 lt/hari)
Farm pasteurization yang ada umum biasanya dalam bentuk unit lepas, artinya hanya batch pasteuriser dengan kapasitas tangki 20 lt susu, tanpa unit pengisi dan penyimpan susu pasteurisasi (rantai dingin)
Spesifikasi Peralatan Pasteurisasi skala peternak secara lengkap terdiri atas :
· Batch Pasteuriser : kapasitas 20 lt, bahan SS 304, dinding rangkap, lengkap dengan low speed agitator dan thermometer. Media Pemanas : Air panas atau element listrik; Media pendingin : Air sumur dan air es
· Cup Sealer : Manual atau semi automatic cup sealer , kapasitas 300 – 400 cup/jam; 350 – 450 watt
· Display cooler : Untuk penyimpanan susu pasteurisasi, kapasitas 100 – 200 liter; air tight-glass panel door
· Peralatan Utilitas : a) Hot water sistem; bahan SS 304; kapasitas 40 – 50 lt; pemanas element listrik atau kompor BBM/BBG lengkap dengan pompa sirkulasi, b) Unit Air Es; bahan SS 304; kapasitas 40 – 50 lt; condensing unit 80 watt, lengkap dengan pompa sirkulasi

b. Peralatan Pasteurisasi Skala kecil (100 – 500 lt/hari)
Unit pasteurisasi susu type ini cocok digunakan untuk kelompok peternak yang pasar produknya sekitar 500 – 3000 cup/hari.
Spesifikasi Peralatan Pasteurisasi pada dasarnya tidak berbeda dengan peralatan type I, yaitu terdiri atas :

1) Batch Pasteuriser : kapasitas 250 lt, bahan SS 304, dinding rangkap tiga, insulasi, lengkap dengan low speed agitator dan thermometer. Media Pemanas : Air panas atau element listrik; Media pendingin : air sumur dan air es
2) Automatic Cup Filler & Sealer: Fully automatic cup filler & sealer , kapasitas 1200 – 1500 cup/jam; 1100 watt
3) Display cooler: Untuk penyimpanan susu pasteurisasi, kapasitas 100 – 200 liter; air tight-glass panel door
4) Chest Freezer : Kapasitas 200 – 300 ltr, kapasitas beku 14 kg/24 jam; Inside temperature : – 20 0 C
5) Peralatan Utilitas : a). Hot water sistem; bahan SS 304; kapasitas 500 lt; pemanas lengkap dengan pompa sirkulasi. air panas b). Unit Air Es; bahan SS 304; kapasitas 500 lt; condensing unit 1 PK, lengkap dengan ompa sirkulasi air es


c. Peralatan Pasteurisasi Skala Menengah (500 – 2000 lt/hari)
Unit pasteurisasi susu type ini cocok digunakan untuk UKM/KUD yang pasar produknya sekitar 3000 – 10.000 cup/hari.
Spesifikasi Peralatan Pasteurisasi pada dasarnya juga tidak berbeda dengan peralatan type II, yaitu terdiri atas :

1) Tubular/Plate Pasteuriser : kapasitas 250 – 500 lt/jam, bahan SS 304, terdiri atas 3 segmen heater , cooler dan chiller. Media Pemanas : Air panas atau element listrik; Media pendingin : air sumur dan air es
2) Automatic Cup Filler & Sealer : Fully automatic cup filler & sealer , kapasitas 1200 – 1500 cup/jam; 1100 watt
3) Display cooler : Untuk penyimpanan susu pasteurisasi, kapasitas 100 – 200 liter; air tight-glass panel door
4) Chest Freezer : Kapasitas 200 – 300 ltr, kapasitas beku 14kg/24 jam; Inside temperature : – 20 0 C
5) Peralatan Utilitas : a). Hot water sistem; bahan SS 304; kapasitas 1000 lt; pemanas element listrik 5000 watt, lengkap dengan pompa sirkulasi. air panas b). Unit Air Es; bahan SS 304; kapasitas 1000 lt; condensing unit 1 PK, lengkap dengan pompa sirkulasi air es

Setelah melalui proses pasteursasi, susu segar baru dikirimkan untuk dikonsumsi langsung ataupun diolah lebih lanjut. Kualitas susu yang terjaga baik dari tahap pemerahan sampai pasteurisasi ini sangat berperan dalam menentukan hasil akhir produk susu tersebut menjadi produk dengan kualitas yang prima pula

http://karanhtengahraharjo.blogspot.co.id/

Call / Wa   : 0812 1396 5753 - 0857 1432 1294


Email       : bmbgroup1@yahoo.com


http://bit.ly/bmb-group


Harga Milk Can Stainless Murah

Harga Milk Can Stainless Murah

Kami menerima pembuatan alat untuk menangani dan mengolah perahan susu sapi atau susu kambing yang segar. Penanganan dan pengolahan susu sapi ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas susu perah tersebut. Dengan penanganan yang benar maka nilai gizi yang terkandung pada susu perah tersebut akan tetap terjaga. Berikut beberapa peralatan yang harus di siapkan dalam pengolahan dan penanganan susu perah segar:

jual milk can murah
Mik Can & Ember Susu

1. Ember Susu
Fungsi : Sebagai wadah penampungan susu yang diperah secara manual
Spesifikasi : SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 tentang wadah susu

Harga Ember Susu
Ember Susu Aluminium

2. Saringan Susu / Strainer
Fungsi : Benda-benda asing yang terikut air susu pada waktu pemerahan (rambut, sel ephithel, kotoran lain), perlu disaring agar air susu benar-benar bersih.
Spesifikasi : SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 tentang wadah susu
3. Milk Can
Fungsi : Sebagai alat untuk menampung dan menyimpan sementara susu hasil pemerahan, untuk segera dikirim ke Koperasi / MCC (Milk Collecting Center) maupun ke Industri Pengolahan Susu yang jarak dan waktu tempuhnya tidak lebih 2 jam dari proses pemerahan. Alat ini berbahan stainless steel/aluminium, berpenutup rapat dan umumnya berkapasitas 5, 10, 20, 30, 40, 50 liter.
Spesifikasi : SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 tentang wadah susu

jual milk can stainless
Milk Can Stainless

jual milk can aluminium murah
Milk Can Aluminium

4. Mesin Pemerah Susu
Fungsi : Sebagai sarana untuk memerah susu secara pneumatis, dimana pemerahan dilakukan dengan membuat tekanan vakum pada penampung dan susu diperah kedalam penampung melalui unit perah

Peralatan untuk menampung susu harus bersih dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 antara lain :
1. Kedap air
2. Terbuat dari bahan yang tidak berkarat (stainless steel; aluminium)
3. Tidak mengelupas bagian-bagiannya
4. Tidak bereaksi dengan susu
5. Tidak merubah bahu, warna dan reaksi susu
6. Mudah dibersihkan dan disucihamakan
https://karanhtengahraharjo.blogspot.co.id/

Dari beberapa peralatan pengolahan dan penanganan susu yang sudah kami paparkan di atas, kami hanya menerima pembuatan milk can stainless, milk can aluminium, ember perah susu aluminium. Milk can yang kami buat tentunya sudah memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan oleh SK Ditjen peternakan No. 17/1983. Jenis bahan stainless yang kami gunakan untuk membuat milk can adalah jenis stainless 304 yang aman untuk produk pangan ( food Grade ). Kapasitas milk can stainless yang kami produksi hanya ukuran 15 liter saja, Sedangkan untuk milk can dengan bahan aluminium, ada beberapa kapasitas yaitu: 10, 15, 20, 40, 50 liter. Milk can yang kami buat tanpa sudut sehingga mudah untuk di bersihkan. Untuk kapasitas ember perah susu ada yang ukuran  10, 15, 20 liter.

Harga Milk Can Stainless Murah

Harga milk can stainless yang kami tawarkan adalah dengan harga yang terjangkau. Semakin banyak quantity milk can stainless atau milk can aluminium yang anda pesan ke kami, maka anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah.

Percayakan kepada kami untuk pembuatan milk can stainless, milk can aluminium, ember perah susu. Untuk informasi selengkapnya silahkan anda hubungi kami di :

Call / Wa   : 0812 1396 5753 - 0857 1432 1294


Email       : bmbgroup1@yahoo.com


http://bit.ly/bmb-group






Rabu, 19 Oktober 2016

Penanganan Air Susu Segar Hasil Pemerahan

Penanganan Air Susu Segar Hasil Pemerahan


ember aluminium murah

Menurut Saleh (2004), penanganan susu segar sangat diperlukan untuk memperlambat penurunan kualitas susu atau memperpanjang massa simpan susu. Cara penanganan air susu sesudah pemerahan adalah sebagai berikut: :
Air susu hasil pemerahan harus segera dikeluarkan dari kandang untuk menjaga jangan sampai susu tersebut berbau sapi atau kandang. Keadaan ini penting terutama jika keadaan ventilasi kandang tidak baik.

Air susu tersebut disaring dengan saringan yang terbuat dari kapas atau kain putih dan bersih, susu tersebut disaring langsung dalam milk can. Segera setalah selesai penyaringan milk can tersebut ditutup rapat. Kain penyaring harus dicuci bersih dan digodok kemudian dijemur. Bila kain penyaring tersebut hendak dipakai kembali sebaiknya disetrika terlebih dahulu.

Tanpa menghiraukan banyaknya kuman yang telah ada, air susu perlu didinginkan secepat mungkin sesudah pemerahan dan penyaringan sekurang-kurangnya pada suhu 4oC–7oC selama 2 atau 3 jam. Hal ini dilakukan untuk mencegah berkembangnya kuman yang terdapat didalam air susu.bila tidak mempunyai alat pendingin maka pendinginan tersebut dilakukan dengan menggunakan balok es, dalam hal ini milk can yang telah berisi susu dimasukkan kedalam bak yang berisi es balok dan ditutup rapat. Kontaminasi susu perlu dicegah sedini mungkin dengan menjaga kebersihan dan kesehatan hewan perah.

Agar susu yang diproduksi terjaga kebersihannya dan lebih tahan lama dari kerusakan, maka dapat dilakukan beberapa penanganan air susu, antara lain::
Pendinginan Susu. Pendinginan susu bertujuan agar terjadi penurunan suhu susu dari suhu ambing 37ÂșC ke berbagai suhu yang lebih rendah untuk menahan mikroba perusak susu agar jangan berkembang, sehingga susu tidak mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif singkat. Pendinginan susu biasanya menggunakan almari es atau alat pendingin khusus yang suhunya di bawah 10°C.

Pasteurisasi Susu. Pasteurisasi susu adalah pemanasan susu di bawah temperatur didih denganmaksud hanya membunuh kuman ataupun bakteri patogen, sedangkan sporanyamasih dapat hidup. Ada 3 cara pasteurisasi yaitu: Pasteurisasi lama (law temperature, long time), Pasteurisasi singkat (high temperature, short time), dan Pasteurisasi dengan Ultra High Temperature (UHT).


sumber ( livestock-livestock.blogspot.com ) http://mustang89.com/?p=800

Call / Wa   : 0812 1396 5753 - 0857 1432 1294


Email       : bmbgroup1@yahoo.com


http://bit.ly/bmb-group